Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme


NO.

NAMA TOKOH

ASAL

TAHUN

SEBAB PERLAWANAN

AKHIR PERLAWANAN

1

Sultan Ageng Tirtayasa

Banten

1656

-VOC ingin melakukan monopoli lada di Banten

-Belanda ikut campur dalam urusan Banten dengan mendekati Sultan Haji.

Sultan Ageng Tirtayasa dimasukkan ke dalam penjara berbenteng di Batavia dengan penjagaan ketat serdadu kompeni hingga meninggalnya di penjara pada tahun 1692.

2

Pattimura

Maluku

1817 & 1829

Kembalinya kekuasaan Belanda dari tangan Inggris, Belanda menentukan harga rempah-rempah secara semena-mena, melakukan pelayaran hongi, dan menebangi tanaman rempah-rempah milik rakyat.

Perlawanan pasukan Pattimura di Saparua tahun 1829 yang bekerjasama dengan serdadu Saparua di Ambon itu pun gagal. Mereka ditangkap dandiajukan ke pengadilan negeri di Ambon. Pergolakan rakyat di daerah ini berakhir di sini

3

Diponegoro

Jawa

1825 – 1830

-rasa tidak puas masyarakat terhadap kebijakan–kebijakan yang dijalankan pemerintah Belanda di kesultanan Yogyakarta.

-Wilayah Mataram yang dipersempit dan terpecah

Pada 28 Maret 1830, dilangsungkan perundingan antara Jendral De Kock dengan Diponegoro di kantor karesidenan Kedu, Magelang. Namun Belanda berhianat, Diponegoro dan pengikutnya ditangkap, dia dibuang ke Manado dan Makasar. Dengan demikian, berakhirlah perang Diponegoro.

4

Untung Surapati

Mataram

1686 – 1706

penyiksaan yang dialami karena menjadi budak bersama beberapa orang lainnya dan menjalin hubungan dengan putri majikannya.

Pada 1705 Pangeran Puger dinobatkan menjadi Sunan Mataram dengan gelar Sunan Pakubuwana I, setelah itu dimulailah peperangan antara Sunan Pakubuwana I dengan Untung Surapati yang dibantu Sunan Amangkurat III. Pada 1706, VOC berhasil melumpuhkan Untung Surapati di Kartasura.

5

Panglima Fatahillah

Demak

1526

Dalam rangka memperluas daerah ekspansinya dan usaha untuk menggagalkan rencana kerja sama antara Portugis dan Pajajaran.

Dalam pertempuran ini Fatahillah dan bala tentaranya memperoleh kemenangan. Sunda Kelapa di rebut dari tangan penjajah Portugis. Kemudian Sunda Kelapa diganti namanya menjadi Jayakarta(Jakarta).

6

Pangeran Antasari

Banjarmasin

1859-1862

-VOC menerapkan sistem monopoli

-Kolonial Belanda mencampuri urusan dalam Keraton terutama dalam pergantian sultan-sultan Kerajaan Banjarmasin.

Pada 1862, Pangeran Hidayatullah ditangkap dan dibuang ke Cianjur. Dalam pertempuran dengan Belanda pada tahun tersebut, Pangeran Antasari tewas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s